Minggu, 15 Desember 2013

Materi Kelas XII

DESAIN GRAFIS
 Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan,packaging,perfilman,dan lain-lain.

Dasar-Dasar Desain Grafis:
-    Tipe image
-    Mode image
-    Resolusi.

   Desain Grafis memiliki 2 tipe image:

1.Mengenal Pengertian Grafis Berbasis Vektor dan Bitmap

a)    Tipe Bitmap : Merupakan image yang terbentuk dari titik-titik warna/pixel.
b)    Tipe Vektor : Suatu vektor yang tidak tergantung pada resolusinya.

 2.Mengenal Kategori dan Aplikasi Pengolah Grafis

    Beberapa katagori desain grafis:

-    Printing
-    Web desain
-    Film
-    Identifikasi
-    Desain produk

    Beberapa aplikasi desain grafis:
-    Aplikasi pengolah tata letak(layout)
-    Aplikasi pengolah vektor/garis
-    Aplikasi pengolah pixel/gambar
-    Aplikasi pengolah film/video
-    Aplikasi pengolah multimedia

PROGRAM APLIKASI ADOBE PHOTOS
HOP
 Adobe Photoshop adalah program yang diajukan untuk memberi kemudahan bagi para editor gambar untuk berkarya secara lebih profisional.Adobe photoshop mempunyai tiga mode warna yang digunakan,yaitu RBG,CMYK,dan indek color.Layar komputer atau monitor mempunyai elemen pembentukan warna Red,Green dan Blue (RBG),sedangkan warna yang dihasilkan oleh media cetak mempunyai empat kali proses pewarnaan,yaitu Cyan,Magenta,Yellow,dan Black (CMYK).
    Kelebihan dan Kemampuan Adobe Photoshop
Adobe Photoshop merupakan program image editing(pengeditan citra).Program image editing adalah program yang digunakan untuk mengolah gambar bitmap hasil dari kamera digital,gambar atau foto dari hasil scanner,atau gambar lainnya.Keuntungan program-program pengolah grafis berbasis bitmap adalah mengolah objek bitmap dengan efek-efek khusus agar lebih menarik.
•    Cara Membuka Program Aplikasi Photoshop:
1.    Nyalakan komputer Anda,tunggu sampai komputer menampilkan area kerja(desktop)
2.    Klik tombol Start yang ada di taskbar
3.    Pilih All Programs “Adobe Photoshop”
4.    Kemudian tunggu sampai jendela kerja program aplikasi Photoshop ditampilkan.
•    Elemen Dasar Jendela Kerja Adobe Photoshop
Toolbars: Fasilitas untuk menggambar/mengedit gambar.
1.    Pallets    : Fasilitas untuk merubah warna,brushes,layer.
a)    Palet Navigator berfungsi untuk mengatur tampilan monitor.
b)    Palet Options menyimpan pilihan dari tool yang sedang aktif.
c)    Palet Info berfungsi sebagai densitometer digital.
d)    Palet Brushes menyimpan bentuk dan ukuran brush.
e)    Palet Swatches adalah tempat untuk menyimpan palet warna.
f)    Palet Color berguna untuk mencampur warna.
g)    Palet Actions menyimpan kumpulan perintah untuk otomatisasi.
h)    Palet Phat menyimpan phat yang berguna untuk membuat seleksi.
i)    Palet History menyimpan seluruh langkah yang dilakukan.
j)    Palet Channels menyimpan komponen warna dan seleksi dan gambar.
k)    Palet Layers menyimpan layer-layer gambar
2.    Image     : Lokasi di mana gambar ditampilkan.
•    Tool pada Adobe Photoshop
1.    Marguee Tool    : untuk memilih suatu area pada gambar/image.
2.    Crop Tool            : untuk mengambil area yang telah dipilih dan menghapus semua        area yang tidak dipilih.
3.    Move Tool          : untuk memindahkan isi seleksi atau layer.
4.    Lasso Tool            : untuk membuat seleksi-seleksi.
5.    Magic Wand Tool    : untuk membuat seleksi berdasarkan tingkat kesamaan warna atau toleransi warna tertentu.

PRESENTASI

Presentasi itu merupakan hal penting yang sering dilakukan oleh banyak orang karena presentasi adalah salah satu jenis komunikasi antara pembicara dan pendengar.
•    Beberapa Fasilitas dalam Presentasi
1.    Fasilitas Wizard    : untuk membuat presentasi secara mudah dan bertahap.
a.    Pick a Look Wizard, berguna untuk mendisai tampilan presentasi
b.    Auto Content Wizard, digunakan untuk membantu kita dalam menuangkan gagasan mengenai apa yang akan Anda presentasikan nantinya.
2.    Menu Shortcut, yaitu menu yang muncul jika kita memilih suatu objek,kemudian mengeklik tombol mouse kanan.
3.    Fasilitas Autc Layouts, yaitu fasilitas untuk membuat slide,sehingga kita tidak perlu lagi mengatur layout slide kita.
4.    C    lip Art Gallery, yaitu fasilitas yang digunakan untung menampung seluruh clipart.
5.    Cue Card, yaitu tuntunan langkah demi langkah tentang cara-cara melakukan tugas-tugas dalam PowerPoint.
•    Langkah-Langkah menjalankan Program Microsoft PowerPoint
1.    Arahkan penunjuk mouse  start
2.    Dari start menu,Pilih Programs,kemudian pilih Microsoft PowerPoint
3.    Jendela PowerPoint akan menampilkan kotak dialog Takspane PowerPoint yang memuat rencana awal dari sebuah desain presentasi.




PENGENALAN GRAFIS BERBASIS VEKTOR DAN BERBASIS BITMAP
Grafis adalah gambar yang tersusun dari koordinat-koordinat. Dengan demikian sumber gambar yang muncul pada layar monitor komputer terdiri atas titik-titik yang mempunyai nilai koordinat. Layar Monitor berfungsi sebgai sumbu koordinat x dan y.

Pada desain grafis, desain dibagi menjadi 2 kelompok yakni desain bitmap dan vektor. Grafis desain bitmap dibentuk dengan raster/pixel/dot/titik/point koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini menyebabkan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya semakin besar.

Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap bergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan monitor dan VGA ( Video Graphic Adapter ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar , bahkan terlihat kabur berbentuk kotak-kotak ( juggy ) jika dilakukan pembesaran gambar. Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah dpi ( dot per inch ) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci. Untuk lebih memahami grafis jenis bitmap .

Beberapa grafis bitmap dapat Anda temui di file komputer, yakni file komputer yang berekstensi : .bmp, .jpg, .tif, .gif, dan .pcx. Grafis ini biasa digunakan untuk kepentingan foto-foto digital.

Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap, antara lain : Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft Photo Editor dan Macromedia Fireworks. Semua program tersebut menawarkan kemudahan dan kelengkapan fiturnya.

Selain grafis jenis bitmap, ada grafis jenis vektor yang merupakan perkembangan dari sistem grafis bitmap (digital). Grafis ini tidak tergantung pada banyaknya pixel penyusunnya dan kondisi monitor karena tampilan vektor tersusun atas garis-garis. Tampilan akan terlihat jelas meskipun dilakukan pembesaran (zooming).

Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur sangkar dan poligon. Dengan demikian , pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.

Program aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain : CorelDraw , Macromedia Free hand, Adobe Illustrator dan Micrografx Designer.

PERBEDAAN VEKTOR DAN BITMAP

VektorBitmap
1. Gambar tetap jelas ketika di perbesar1. Gambar kurang jelas ketika di perbesar
2. Tersusun oleh garis dan kurva2. Tersusun atas titik-titik/dot
3. Ukuran File yang dihasilkan kecil3. Ukuran File yang dihasilkan besar
4. Kualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pixel4. Kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixe

MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PEMBUATAN GRAFIS BITMAP
Dijaman modern ini komputer juga merambah dunia desain komunikasi visual. Komputer digunakan untuk merancang tampilan iklan, ilustrasi, hingga memperbaiki foto.
Penggunaan komputer sebagai alat bantu ilustrasi bahkan melahirkan konsep digital illustration (ilustrasi digital). Banyak sektor yang memerlukan ilustrasi jenis ini, mulai dari biro iklan, penerbitan, percetakan, fotografi, perfilman, hingga televisi. Tak heran saat ini banyak dibutuhkan tenaga kerja yang dapat membuat ilustrasi digital.
Komputer dibekali software grafis sebagai alat pembuat dan pengolah ilustrasi. Jika Anda tertarik dengan dunia ilustrasi digital, Anda harus menguasai software grafis. Setelah mempelajari software grafis berbasis vektor, sekarang Anda akan mempelajari software grafis berbasis bitmap. Anda akan mempelajari cara menggunakan software hingga membuat desain atau ilustrasi sederhana. Setelah mempelajari materi ini diharapkan Anda dapat mengoperasikan Adobe Photoshop, mengolah gambar, hingga membuat dokumen grafis sederhana.
Sebelum mempelajari materi ini, coba bacalah peta konsep di bawah ini agar Anda mudah memahami alur pembelajarannya.

Berikut ini adalah urutan pokok pembahasan yang akan kita pelajari :
  1. Mengenal perangkat lunak pembuat grafis bitmap
  2. Mengenal wilayah kerja perangkat lunak pembuat grafis bitmap
    • Membuka Adobe Photoshop
    • Komponen-komponen dalam wilayah kerja Adobe Photoshop
  3. Mengenal menu Adobe Photoshop
    • Menu file
    • Menu edit
    • Menu image
    • Menu layer
    • Menu select
    • Menu filter
    • Menu view
    • Menu window
    • Menu help
  4. Lebih jauh mengenai toolbox
    • Selection tools
    • Crop and slice tool
    • Retouching tools
    • Painting tools
    • Drawing and type tools
    • Annotation, measuring, and navigation tools
    • Kotak set foreground color dan set background color
  5. Membuat dan menyimpan dokumen baru
  6. Menggunakan menu
    • Membuka file
    • Mengatur ukuran gambar dan kanvas
    • Mengatur resolusi gambar
    • Mengatur gelap-terang gambar
    • Mengatur mode gambar
  7. Menggunakan ikon
    • Menggambar kurva tertutup menggunakan garis lurus
    • Menggambar kurva tertutup menggunakan garis lengkung
    • Memahami kurva
  8. Mengenal dan menggunakan layer
    • Mengubah nama layer
    • Menambah layer
    • Menghapus layer
    • Mengatur urutan layer
  9. Membuat dokumen grafis
    • Membuat tampilan bola bumi
    • Membuat teks
    • Membuat objek rumput dan bunga
    • Membuat efek kilau bintang


MENGGUNAKAN VEKTOR DALAM PHOTOSHOP
Gambar berbasis vektor biasa dibuat menggunakan Illustrator sedangkan Photoshop digunakan untuk mengolah gambar berbasis pixels. Banyak gambar-gambar vector menarik yang bisa digunakan secara gratis tersedia di internet namun jarang dilirik oleh pengguna Photoshop. Kemungkinan besar karena tidak mengetahui cara menggunakannya. Tutorial kali ini akan menjelaskan cara menggunakan vector dalam Photoshop dengan contoh membuat grafiti pada background tembok.
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Siapkan Gambar Vector.
Jika anda belum mempunyai gambar vector silahkan kunjungi situs web penyedia gambar vector gratis seperti misalnya vectoropenstock.com. Kita bisa mengunduh gambar-gambar vector pada situs web tersebut sepanjang tidak digunakan untuk keperluan komersil dan memberi link ke sumbernya. Unduh gambar vector yang anda sukai kemudian buka kompresinya menggunakan aplikasi Winzip, Winrar atau 7zip. Gambar vector yang disediakan bisa berformat EPS atau AI. Malah kadang disertakan pula file dengan format jpg.
2. Buka gambar vector menggunakan Photoshop.
Buka aplikasi Photoshop. Tekan tombol Ctrl+O, pilih file vector anda kemudian klik tombol Open. Jika file yang anda buka berformat EPS maka akan muncul kotak dialog Rasterize EPS format. Selanjutnya silahkan anda isikan ukuran width, height dan resolution. Anda bisa mengisikan resolution sampai ukuran maksimal 999,999. Semakin besar resolusi akan semakin besar juga jumlah pixels gambar. Kemudian klik tombol OK. Tetapi jika file yang anda buka berformat AI maka akan mucul kotak dialog Import PDF. Klik pada Pages atau Images. Isikan width, height dan resolution, kemudian klik tombol OK.

                                    Gambar: Buka file vektor menggunakan Photoshop.

3. Hapus background pada gambar vector untuk membuatnya menjadi transparan.
Beruntung jika file vector yang kita unduh sudah memilik background transparan, kita bisa langsung memprosesnya. Tapi jika background gambar belum transparan berarti kita harus melakukan seleksi terlebih dahulu pada background kemudian menghapusnya. Untuk gambar yang saya miliki, saya akan melakukan seleksi menggunakan Magic Wand Tool pada background kemudian tekan tombol Delete pada keyboard.
4. Buka foto yang akan dijadikan background.
Tekan Ctrl+O untuk membuka kotak dialog Open, klik pada file foto anda kemudian klik tombol Open.
                                                       Gambar: Buka file foto anda.

5. Gunakan Move Tool untuk memindahkan gambar vector ke foto background.
Klik icon Move Tool Icon Move Tool pada icon Toolbox. Klik pada gambar vector kemudian drag ke foto background. Setelah gambar vector pindah, pada layer palette akan terbentuk layer baru dengan nama Layer 1. Gunakan Free Transform untuk mengatur ukuran dan posisinya dengan menekan Tombol Ctrl+T. Akan terlihat kotak Free Transform mengelilingi gambar vector. Untuk mengubah ukuran, klik pada sudut kotak Free Transform kemudian drag ke luar atau drag ke dalam sambil menekan tombol Shift agar rasio gambar terjaga.

 Gambar: Pindahkan vector ke foto background.

Gambar: Gunakan Free Transform untuk mengatur ukuran dan posisi. Pilih Blend mode overlay atau softlight.

6. Buat Layer Mask dan gunakan brush untuk menghapus bagian yang tidak diinginkan.
Klik pada layer vector yaitu Layer 1 untuk memastikannya sebagai layer aktif. Klik icon Create Layer Mask yang terletak di bagian bawah layer palette. Berikutnya reset warna foreground/background ke default foreback yaitu warna hitam dengan menekan tombol D pada keyboard. Kemudian klik icon Brush Tool icon Brush Tool pada Tool Palette. Anda bisa mengatur brush Soft Round dan hardness ke 40%. Klik pada kotak layer mask kemudian sapukan brush pada bagian-bagian gambar vector yang ingin anda hilangkan. Pada foto yang saya gunakan, saya akan menghapus pada bagian vector yang menutupi kepala wanita dan pada sedikit retakan-retakan tembok agar terihat efek grafiti yang alami.
 Gambar: Hapus bagian yang tidak diinginkan menggunakan layer mask dan brush. Icon Create Layer Mask dilingkari biru.

7. Ulangi langkah-langkah diatas jika ingin menambahkan gambar vector lainnya.
Jika gambar vector dirasa terlalu kuat anda bisa mengurangi persentase opacity pada layer palette. Jika dirasa terlalu transparan, klik pada layer vector kemudian gandakan dengan menekan Ctrl+J.

Berikut ini hasilnya:
                                       Gambar: Menggunakan Vector Dalam Photoshop.